KETAPANG – Sebagai perusahaan yang mendukung adat, kearifan lokal dan tradisi masyarakat, PT Mayawana Persada menggelar dan mengikuti upacara Adat Umpan Tanah atau Ngudas. Kegiatan tersebut dilaksanakan masyarakat adat Bagan Kapas, Desa Sekucing Labai, Ketapang, Senin (6//4/2026).
Temenggung Adat Bagan Kapas Desa Sekucing Labai, Bernadus Ajim mengatakan, upacara adat ini merupakan bagian penting dalam kearifan lokal dan tradisi masyarakat setempat, sebagai bentuk penghormatan kepada alam.
“Selain itu, Ngudas juga sebagai bentuk permohonan keselamatan, dan kelancaran serta keseimbangan dalam pelaksanaan kegiatan panen yang akan dilakukan PT Mayawana Persada nanti,” ujar Ajim.
Dijelaskan Ajim, PT Mayawana Persada akan melaksanakan operasional di wilayah adat Bagan Kapas. Maka berdasarkan adat dan tradisi masyarakat Dayak setempat, ritual Ngudas harus dilakukan. “Semoga dengan dilaksanakannya ritual Ngudas ini, semua kegiatan operasional PT Mayawana Persada berjalan lancar,” kata Ajim.
Kepala Desa Sekucing Labai Martinus Asen menjelaskan, Ngudas merupakan ritual yang sudah menjadi tradisi dan salah satu kearifan lokal di wilayahnya. “Tidak hanya bagi perusahaan yang hendak melakukan operasional. Tapi Ngudas juga dilakukan masyarakat bila akan membuka ladang. Tujuannya, supaya semua mendapat kelancaran dari yang kuasa,” jelas Asen.
Menurut Asen, selain sebagai ritual, Ngudas juga menjadi saluran informasi kepada masyarakat, bahwa ada perusahaan yang akan melakukan operasional di wilayah mereka. “Jadi secara tidak langsung sebagai pemberitahuan kepada masyarakat, bahwa akan ada kegiatan perusahaan,”kata Asen menambahkan.
Asen menuturkan, dengan ritual Ngudas, pihak perusahaan akan mendapat informasi mengenai wilayah-wilayah mana yang dikeramatkan warga, sehingga perusahaan tidak melakukan aktivitas di areal tersebut.
Sementara Humas PT Mayawana Persada, Petrus, yang ikut aktif pada acara Ngudas tersebut, melaporkan, kegiatan ritual tersebut berjalan lancar dan diikuti sangat antusias masyarakat setempat.
PT Mayawana Persada sejak awal sudah berkomitmen menghormati dan melestarikan tradisi, adat serta kearifan lokal masyarakat. Karena itu, setiap ketentuan dan kegiatan adat, akan selalu ditaati dan didukung.
Upacara Ngudas ini sebagai salah satu bukti bahwa PT Mayawana Persada sangat menghormati adat istiadat atau tradisi di daerah operasionalnya. “Kami selalu berupaya seoptimal mungkin untuk mendukung kegiatan ritual adat, tradisi, dan kearifan lokal setempat,” kata Petrus menegaskan.