JAKARTA – PT Mayawana Persada Kembali mendapat apresiasi dari pemerintah daerah (Pemda) Kalimantan Barat. Aperisasi itu diberikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan saat kegiatan Forum Tanggung Jawab Sosial dan Bina Lingkungan Perusahaan (TSBLP), Kamis (9/7/2026) di Hotel Borobudur, Jakarta.
Dalam kegiatan tersebut, PT Mayawana Persada melalui Manajer Sustainabilty Cecep Mutakin memaparkan berbagai program Coorporate Social Responsibilty (CSR).
Dalam paparan singkatnya, Cecep menyebutkan PT Mayawana telah melakukan berbagai program CSR di antaranya, bidang kesehatan dengan program memerangi stunting bagi anak-anak di wilayah sekitar konsesi.
“Kami juga memberikan bantuan ambulans kepada desa-desa di wilayah konsesi, serta melakukan pemeriksaaan kesehatan gratis bagi ibu hamil,” ujar Cecep.
Kemudian di bidang Pendidikan kata Cecep, PT Mayawana memiliki program Mayawana Mengajar yang disambut baik oleh pihak sekolah.
“Selain itu juga memberikan apresiasi kepada para guru honorer yang mengajar di sekolah-sekolah wilayah konsesi perusahaan. Apresiasi itu kami berikan dalam bentuk insentif,” sebut Cecep.
Selanjutnya di bidang infrastruktur, PT Mayawana berhasil menyambungkan akses jalan darat yang menghubungkan dua kabupaten yakni Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara.
“Salah satu program infrastruktur ini disambut luar biasa oleh warga. Karena bisa memangkas jarak bagi warga yang hendak bepergian antar kabupaten tersebut,” kata Cecep.
Sementara Gubernur Kalbar Ria Norsan yang juga hadir bersama wakilnya Krisantus mengapresiasi kehadiran perusahaan dalam forum tersebut, termasuk PT Mayawana Persada.
Gubernur Ria Norsan juga menegaskan, jika CSR bukan hanya kewajiban perusahaan, tetapi sebuah investasi sosial untuk daerah.
“Saya berharap kepada setiap perusahaan yang ada di Kalimantan Barat untuk menjalankan program CSR yang menyentuh atau berdampak langsung terhadap masyarakat. Sehingga keberadaan perusahaan memberikan dampak positif, terutama di bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, lingkungan hidup serta sosial budaya dan keagamaan,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Selain dihadiri oleh berbagai perusahaan kegiatan TSBLP juga dihadiri oleh Bupati dan Wali Kota se Kalimantan Barat serta Dirjen Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.