From The CompanyLingkungan & Biodiversitas

Menyemai Mutu, Menggerakkan Ekonomi: Peran Sentral Nursery Modern PT Mayawana Persada

Frame 283

PT Mayawana Persada terapkan QC ketat di fasilitas nursery modern, menyerap hingga 100% tenaga kerja lokal di Kalimantan Barat.

KETAPANG, KALIMANTAN BARAT – Deretan bibit muda berjajar rapi di dalam tube tray di bawah naungan plastik pelindung. Kabut air halus dari sistem penyiraman otomatis terus menjaga kelembapan udara tetap stabil. Di balik keseragaman hamparan hijau tersebut, tersimpan proses pengendalian mutu (quality control) yang ketat sebelum bibit siap ditanam di area konsesi.


Di fasilitas pembibitan (nursery) PT Mayawana Persada, setiap langkah memiliki urutan standar. Kesalahan kecil pada tahap awal pembibitan dapat memengaruhi pertumbuhan pohon di lapangan bertahun-tahun kemudian. Karena itu, disiplin dan ketelitian menjadi fondasi operasional sehari-hari.


Fasilitas ini bukan cuma pusat produksi bibit unggul berbasis sains, namun juga wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar. Operasional nursery ini menyerap  hampir 100 persen tenaga kerja lokal dari desa-desa sekitar kawasan konsesi, menjadikannya penopang kesejahteraan ekonomi warga.

Kontrol Kualitas Presisi Sejak Hari Pertama

Perjalanan setiap bibit dimulai dari penyiapan media tanam yang higienis. Stek yang dipanen dari pohon induk (mother plant) langsung ditanam di Rooting House, area khusus dengan sistem fogging otomatis yang menjaga kelembapan udara untuk pembentukan akar.


Salah satu fase paling kritis terjadi sesaat setelah penyiapan stek. Karena tanaman muda belum memiliki akar, waktu penanganan menjadi faktor krusial.


"Batas waktu dari pemotongan stek hingga penanaman media maksimal 45 menit. Jika melebihi durasi tersebut, daya tumbuh bibit akan menurun signifikan," terang perwakilan Tim Silvikultur PT Mayawana Persada.


Setelah akar terbentuk kuat, bibit dipindahkan secara bertahap ke Rain Cover Area hingga Open Grow Area sebagai proses aklimatisasi terhadap cuaca terbuka. Sebelum dikirim ke lapangan penanaman (plantation), tim mengevaluasi parameter ketat: mulai dari tinggi tanaman, umur bibit, diameter batang, jumlah daun, hingga kesehatan perakaran.

Standar Operasional dan Inovasi Teknologi

Frame 300


Pengelolaan nursery mandiri memberikan fleksibilitas penuh bagi perusahaan untuk memastikan hanya bibit berkualitas tinggi yang terdistribusi ke lapangan. Apabila kondisi fisik belum memenuhi kriteria, proses pemeliharaan akan dilanjutkan di area perawatan.
Seluruh proses mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) berbasis riset. Penerapan teknologi seperti otomatisasi sistem pengkabutan (fogging) di Rooting House membantu menjaga konsistensi mutu secara massal.


Ke depan, perusahaan terus menguji pengembangan teknologi pendukung, termasuk otomatisasi pencampuran media tanam dan pemupukan presisi. Kombinasi teknologi dan keterampilan tenaga kerja lokal memastikan produktivitas kayu industri berjalan selaras dengan standar kelestarian lingkungan.

Menumbuhkan Harapan untuk Kehutanan Berkelanjutan

Memiliki pusat pembibitan mandiri berkapasitas besar merupakan fondasi keberlanjutan PT Mayawana Persada. Dengan menjaga konsistensi mutu sejak dari nursery, perusahaan memastikan investasi lingkungan yang ditanam hari ini mampu tumbuh optimal dan memberikan manfaat ekonomi serta ekologis jangka panjang bagi Kalimantan Barat.

FAQ

Mengapa batas waktu penanaman stek di nursery PT Mayawana Persada dibatasi 45 menit?

Batas waktu 45 menit dari pemotongan mother plant hingga penanaman di media tanam sangat kritis untuk mencegah dehidrasi stek sebelum akar tumbuh, sehingga daya hidup bibit tetap maksimal.

Seberapa besar penyerapan tenaga kerja lokal di fasilitas nursery ini?

Operasional nursery PT Mayawana Persada menyerap hingga hampir 100% tenaga kerja dari masyarakat lokal di desa-desa sekitar konsesi.