Kehutanan Berkelanjutan dari Persemaian hingga Pemanenan

Menjamin rantai pasok serat kayu yang sah dan dapat dilacak, mulai dari perencanaan berbasis sains, pembibitan ramah lingkungan, hingga pemanenan hutan lestari bersertifikasi PHPL dan komitmen ketat Pembukaan Lahan Tanpa Bakar (PLTB).

Pendekatan Operasional Berkelanjutan

PT Mayawana Persada menerapkan silvikultur Tebang Habis Permudaan Buatan (THPB) berbasis Micro Planning Plantation (MPP / One-Go-System). Seluruh aktivitas PBPH terintegrasi dalam RKUPH/RKT, mulai dari pembukaan lahan tanpa bakar (PLTB), pembibitan modern, hingga pemanenan rendah dampak (Reduced Impact Logging / RIL).

Frame 207
Frame 178

3 Pilar Praktik Operasional

  1. Kehutanan Berbasis Sains

    Menghasilkan hingga 7 juta bibit unggul per bulan (masing-masing 3,5 juta Acacia crassicarpa dan Eucalyptus) melalui fasilitas nursery modern berteknologi Water Treatment Plant (WTP), pengabutan otomatis, dan instalasi mother plant.

  2. Tata Kelola Air & Perlindungan Gambut

    Penerapan tata kelola hidrologi gambut presisi berbasis zona perlindungan dan budidaya, mempertahankan kelembapan tanah optimal, serta menjaga kestabilan neraca air di wilayah tangkapan air DAS Kapuas.

  3. Integritas Rantai Pasok, Manajemen Akses, & Keselamatan Operasional

    Menjalankan operasional panen berbasis RIL (mekanis & semi-mekanis) serta logistik kanal terpadu. Kesiapsiagaan lingkungan diperkuat melalui kemitraan dengan Manggala Agni, kader MPA, dan pengawas K3L internal, ditopang kepatuhan ketertelusuran kayu berstandar SVLK dan PHPL.

Tata Ruang & Penataan Areal Kerja (PAK)

Inisiatif & Kemitraan Operasional