Blog

 

KETAPANG – Suasana SDN 14 Simpang Hulu, Ketapang Jumat (26/9/2025) tampak riuh oleh kehadiran rombongan dari PT Mayawana Persada. Para murid seolah memandang dengan penuh tanya. Setelah bertemu kepala sekolah, dengan didampingi salah seorang guru, rombongan tim Mayawana diantar menuju ruang kelas V.

“Selamat pagi anak-anak, bapak perkenalkan sekarang ada guru baru dari perusahaan PT Mayawana Persada ya,” ujar guru tadi dan disambut anggukan kepala para murid kelas V SDN 14, Simpang Hulu.

Sunaryo, guru tersebut, menjelaskan mata pelajaran yang akan diajarkan pengajar tamu dari PT Mayawana tersebut. ”Bapak dari PT Mayawana ini akan mengajar mata pelajaran Bahasa Inggris. Oh Iya bapak pengajar ini bernama Louis, nanti anak-anak boleh kenalan lebih lanjut,” kata Pak Guru Sunaryo, lagi.

Selesai acara pekenalan, Louis yang berasal dari Departemen HRD PT Mayawana Persada, itu memulai pelajaran. Kepiawaian Louis dalam mengajar dengan metode diskusi, membuat para siswa terlihat betah dan semangat.

Sunaryo yang merupakan guru tetap di SD tersebut mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi program dari PT Mayawana Mengajar. “Kami menyambut baik program ini. Harapan saya, kalau bisa program ini berkelanjutan, dan tenaga pengajarnya ditambah, supaya jam mengajarnya juga bertambah,” kata Sunaryo.

Menurut Sunaryo, program Mayawana Mengajar sangat membantu dan bermanfaat bagi siswa. “Terutama mata pelajaran Bahasa Inggris. Jadi sejak dini, anak-anak minimal sudah diajarkan dasar-dasarnya,” tambah Sunaryo.

Asisten Corporate Social Responsibilty (CSR) PT Mayawana Persada, Kelvin J. Setiady menjelaskan, program Mayawana Mengajar merupakan bentuk kepedulian terhadap pendidikan, terutama bagi sekolah-sekolah yang berada di sekitar kawasan perusahaan.

“Program Mayawana Mengajar ini tidak serta merta kami luncurkan begitu saja. Tapi kami melakukan survei dan dialog dengan guru-guru sekolah terlebih dahulu. Ke depan, akan kami upayakan penambahan program ini,”kata Kelvin.

Meski kecil dan baru tahap awal, jajaran guru SDN 14 Simpang Hulu, menganggap program “Mayawana Mengajar”, sangat positif. Selain menambah variasi dalam proses belajar mengajar, siswa juga dibiasakan berinterkasi dengan pihak di luar sekolah.**

 

KAYONG UTARA – Warga Desa Durian Sebatang, Kecamatan Seponti, Kabupaten Kayong Utara gembira dan  bisa bernafas lega. Mereka tak lagi mengalami kesulitan jika akan bepergian dengan kendaraan, baik roda dua atau pun roda empat.

Pasalnya, kondisi jalan yang selama ini mereka keluhkan, telah diperbaiki oleh PT Mayawana Persada yang merespon cepat permintaan warga Durian Sebatang.

“Saya ucapkan beribu terima kasih kepada PT Mayawana Persada yang telah merespon permintaan kami untuk dapat membantu perbaikan jalan,” ujar Sudin, selaku PJ Kepala Desa Durian Sebatang.

Dijelaskan Sudin, jalan sepanjang 1,7 kilometer tersebut, merupakan urat nadi ekonomi warga Desa Durian Sebatang.

“Selain untuk transportasi umum, jalan ini menjadi urat nadi ekonomi warga. Jadi dengan kondisi jalan yang bagus, warga bisa dengan mudah membawa hasil perkebunan dan lainnya,” sebut Sudin.

Kemudian lanjut Sudin, pihak PT Mayawana juga tidak hanya membantu perbaikan jalan, tapi juga melakukan normalisasi drainase sepanjang 3 kilometer. “Atas kepedulian tersebut, saya ucapkan terima kasih kepada PT Mayawana Persada,” sebutnya.

Asisten Infrastruktur PT Mayawana Persada Heronimus Rengga mengatakan, perbaikan jalan di Desa Durian Sebatang merupakan intruksi perusahaan guna merespon permintaan masyakarakat.

“Setelah sebelumnya kami lakukan survei kondisi jalan. Kemudian kami lakukan perbaikan. Panjang jalan tersebut sekitar 1,7 kilometer,” kata Rengga.

Selain perbaikan Jalan, PT Mayawana juga membantu pembuatan lapangan voli serta normalisasi drainase sepanjang 3 kilometer. “Untuk melakukan perbaikan jalan tersebut, kita juga mengerahkan dua alat berat serta dum truk ke lokasi,” jelasnya.

Rengga juga berharap dengan diperbaikinya jalan tersebut, transportasi warga kembali lancar, serta roda ekonomi di Desa Durian Sebatang perputarannya semakin berkembang.

“Semoga bantuan yang diberikan oleh PT Mayawana Persada dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi warga durian sebatang,” pungkasnya

 

Pontianak - Sebanyak 24 Mahasiswa Fakultas Kehutanan (Fahutan ) Universitas Tanjungpura (Untan), Pontianak, Kalimantan Barat, akan melakukan Magang kerja di PT Mayawana Persada. Para mahasiswa tersebut, bersamaan dengan mahasiswa yang magang di sejumlah perusahaan lain,  secara resmi dilepas Dekan Fahutan Untan Dr. Ir.  Farah Diba, S.Hut, M.Si, IPU, Selasa (23/9/2025) di Aula Meranti, Fahutan, Untan.

Kepada para mahasiswa, Dr Farah Diba berpesan supaya menjaga nama baik Untan khsususnya Fahutan saat menjalankan magang pada mitra strategis Fahutan. “Kalian adalah wajah Fahutan di tempat magang nanti. Jadi apa pun yang kalian lakukan akan dilihat sebagai mahasiswa Fahutan.  Magang bukan liburan, untuk itu kalian harus serius,” kata Farah Diba.

Dekan Fahutan yang Senin, 22/9/2025 lalu dilantik untuk jabatan ke dua periode 20025-2029 tersebut, melanjutkan pesannya pada mahasiswa peserta magang. “Kalian juga harus bangga karena terpilih untuk bisa magang di Perusahaan, mitra strategis Fahutan. Jadi sekali lagi saya ucapkan selamat magang dan semangat,” tegas Farah Diba.

Farah Diba juga mengucapkan terima kasih pada mitra strategis, karena menerima dengan tangan terbuka, mahasiswa Fahutan untuk magang di perusahaan masing-masing. “Kepada mitra strategis Fahutan, Untan, kami mohon mahasiswa kami dbimbing saat magang nanti. Semoga program ini bisa berkelanjutan untuk semester-semester berikutnya,” harap Farah Diba.

Pengelola Kampus Berdampak Fahutan, Untan, Munadian S.Hut, M.Agr mengatakan, ada 229 Mahasiswa Fahutan Untan yang akan magang di 36 mitra strategis Fahutan, di Kalimantan Barat. Dari jumlah itu, 139 diantaranya mahasiswi dan 90 orang mahasiswa. Untuk PT Mayawana Persada sendiri, ada 24 mahasiswa dan mahasiswi  yang magang di lokasi perusahaan di Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara.

Sementara itu, Human Resources Development (HRD) Yuni Yanti mengatakan, PT Mayawana Persada memang terbuka untuk para mahasiswa, juga pelajar, yang ingin magang di perusahaan tersebut. “Mahasiswa yang magang di PT Mayawana Persada, tidak hanya berasal dari perguruan tinggi di  Kalimantan Barat, tapi juga dari beberapa kampus di luar Kalbar yang magang,” kata Yuni.

“Semoga Kerjasama PT Mayawana Persada dengan Untan, khususnya Fahutan, akan terus terjalin dan berkelanjutan ke depannya,” kata Yuni, yang juga Alumnus Fahutanm, Untan tersebut. Menurut Yuni, mahasiswa Fahutan, Untan, yang magang kali ini, bukan pertama kali, tapi sudah berlangsung beberapa kali sejak PT Mayawana Persada beroperasi.*** 

KETAPANG – PT Mayawana Persada terus berkomitmen dan peduli pada dunia pendidikan untuk sekolah-sekolah  di sekitar areal kerja perusahaan. PT Mayawana Persada melanjutkan program yang sudah dimulai beberapa tahun lalu yaitu memberikan insentif kepada puluhan guru honorer.

Para guru honorer yang mengajar di sekolah-sekolah di wilayah operasional perusahaan menjadi perhatian utama PT Mayawana Persada. Sekitar 34 guru honorer akan  mendapatkan insentif tiap bulan.

Puluhan guru tersebut tersebar di beberapa desa yang berada di tiga kecamatan, diantaranya  Kecamatan Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang meliputi, Desa Sekucing Labai, Desa Sekucing Kualan, dan Desa Kualan Hilir.

Kemudian, Kecamatan Simpang Dua, Kabupaten Ketapang yakni Desa Kampar Sebomban, Desa Semandang Kanan, serta Kecamatan Simpang Hilir Kabupaten, Kayong Utara yaitu Desa Sungai Mata-mata.

Insentif bagi guru honorer tersebut diserahkan langsung pihak perusahaan, disaksikan Kepala Desa setempat serta pihak sekolah. Kepala Desa Kualan Hilir Lorensius Kiang  mengapresiasi bantuan insentif yang diberikan PT Mayawana Persada kepada para guru honorer.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Mayawana yang telah memberikan perhatian terhadap para honorer yang mengajar di sekolah desa kami. Semoga apa yang diberikan oleh Mayawana dapat menjadi motivasi para guru honorer untuk terus berkontribusi di dunia pendidikan,” kata Lorensius Kiang.

Marni Febrianti, guru honorer SMPN 8 Simpang Hulu mengaku terharu mendapat perhatian dari PT Mayawana Persada. ”Terima kasih PT Mayawana Persada atas bantuan insentifnya. Ini sangat bermanfaat buat kami,” kata Marni.

Asisstant Corporate Social Responsibility (CSR) PT Mayawana Persada, Titania mengatakan, pemberian insentif pada puluhan guru honorer itu sudah rutin dilakukan PT Mayawana Persada sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan. “Pemberian insentif ini memang sempat terhenti karena ada sesuatu dan lain hal. Tapi ke depan kita rutin lakukan lagi, sebagai bentuk kepedulian kami terhadap para guru honorer,” ujar Titania.

Menurut Titania, selain insentif pada guru honorer, PT Mayawana Persada juga memberikan bantuan fasilitas dan peralatan olahraga untuk sekolah-sekolah sekitar areal kerja perusahaan. “Untuk bantuan fasilitas dan perlengkapan olahraga, kita berikam untuk SDN 33 Selimbung, Desa Sekucing Kualan. Bantuan berupa Raket, Net, Gawang, Bola dan lainnya,” kata Titania.

Pemberian bantuan fasilitas dan perlengkapan olahraga lanjut Titania, diberikan setelah perusahaan mengunjungi sekolah tersebut dan melakukan dialog dengan para guru. “Dari hasil kunjungan kami dan dialog dengan para guru. Sekolah tersebut saat ini sangat membutuhkan fasilitas dan perlengkapan olahraga,” kata Titania menjelaskan.